Mantan Sekda Kota Tegal “Ngaku” Terima Setoran Tukar Guling Bokong Semar

KabarBeritaku.com, (Tegal) – Mantan Sekda Kota Tegal, Edy Pranowo tersangka kasus tukar guling (ruislag) tanah bokong semar untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Kota Tegal, memasuki agenda keterangan saksi- saksi pada sidang kedua Senin ( 5/8/2019) di Pengadilan Tipikor Semarang

Untuk perkara dengan tersangka Edy Pranowo teregister Nomor perkara 59/Pid.Sus-TPK/2019/PN Smg.”Sidang perdana Senin 29 Juli 2019 besok. Sidang kedua Senin 05 Agustus 2019,” kata Kasie Pidsus Roni Adi S, kepada kabarBeritaku.com, Selasa ( 30/07/2019).

Menurut Roni Edy Pranowo dijerat Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHP. Subsider dijerat Pasal 3 jo Pasal 18 Undang – Undang yang sama jo Pasal 55 ayat 1kesatu KHUP. Atau kedua Pasal 11 Undang – Undang yang sama. Kasus tanah tukar guling Bokong Semar Kota Tegal, sebelumnya telah menyeret beberapa nama yakni, Walikota Tegal Ikmal Jaya, Kabag Tata Pemerintahan Hartoto, Direktur PT Tri Daya Pratama Syaeful Jamil dan Rudianto Tan (Citra Land).

” Untuk terdakwa EP menerima uang sebesar Rp. 75.000.000,- (tujuh puluh lima juta rupiah) dari Rudyanto selaku direktur PT. Ciputra Optima Mitra agar semua proses tukar guling berjalan lancar. Kerugian negara mencapai Rp.35 miliar lebih dan sudah dikembalikan, namun tidak menghentikan proses hukumnya, nampaknya terdakwa sudah mengakui perbuatannya, tentunya ini akan mempercepat proses persidangan,”ucap Roni.( Susilo/KBk)