KPK Monitoring Program Pencegahan Korupsi di Pemkot Tegal

KabarBeritaku.com, ( Tegal )- Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) melalui Satuan Tugas Koordinasi Supervisi dan Pencegahan KPK (Satgas Korsubgah) Korwil V KPK, terus melakukan monitoring dan evaluasi terkait program Pencegahan Korupsi di Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Rapat monitoring dan evaluasi KPK terkait program Monev dengan Pemkot Tegal tersebut dilaksanakan , Selasa (5/11) di ruang Raoat Lantai I, Setda Kota Tegal, komplek Balai Kota Tegal.

Rapat yang dihadiri oleh perwakilan Satgas Korsubgah Korwil V, Untung Wicaksono dan Ramdani ini di terima langsung oleh Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi beserta jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kita Tegal.

Secara umum dari hasil monitoring dan evaluasi KPK RI tersebut KPK sudah ada kemajuan, namun menurut Untung Wicaksono masih ada beberapa indikator yang masih harus diperbaiki, seperti pengadaan barang dan jasa, kapabilitas aktif dan terkait dengan indikator optimalisasi Pendapatan Daerah.
Dalam kesempatan tersebut Untung berpesan Pemkot Tegal, agar bisa menyelesaiakan indikator-indikator tersebut. Ia mencontohkan perbaikan bisa dimulai dari pengadaan barang dan jasa agar lebih transparan dan Pokja Pengadaan sudah permanen, yang artinya tidak ada lagi yang ad hoc, sampai upaya optimalisasi pendapatan daerah dimana Pemkot Tegal harus memiliki data base wajib pajak yang dapat mendukung pendapatan, peningkatan untuk pembangunan kota Tegal sendiri dan layana n kemsyarakat yang lebih baik.
Untung Wicaksono mengatakaan pada prinsipnya, jika proses pencapaiaan monitoring evaluasinya sudaj baik maka harapannya proses pencegahan tindak pidana korupsi bisa berjalan secara pararel. Untung berharap kedepan, sudah tidak ada lagi atau bisa diminimalisir tindak pidana korupsi di Kota Tegal.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tegal menyampaikan akan segera memperbaiki indikator-indikator yang masih perlu diperbaiki, menurutnya inilah keuntungan bisa berkoordinasi langsung dengan KPK, Pemkot Tegal tidak bisa berjalan sendiri, Jumadi berharap pihaknya bisa bersama-sama dengan KPK dan jajaran Pemkot Tegal berupaya melakukan pencegahan korupsi di Kota Tegal.
Jumadi menyampaikan terimakasih, kepada KPK, atas koordinasindan arahannya dan bisa datang langsung ke Kota Tegal, dan kedepan Jumadi berharap seluruh pelaksanaan roda Pemerintahan di Pemkot Tegal bisa berjalan sesuai dengan jalurnya, sesuai dengan arahan KPK. Mulai dari masalah pengadaan, perizinan dan pengelolaan aset bahkan sampai sistem aplikasinya dan semuanya bisa sesuai dengan arahan KPK.
Jumadi menyambut baik, atas tawaran kesediaan dari pihak KPK yang berkenan hadir di kota Tegal apabila Pemkot membutuhkan bantuan koordinasi. Bahkan pihak KPK bersedia ikut membantu Pemkot Tegal dalam sosialisasi memberikan pemahaman dan kesadaran kepada wajib pungut pajak di Kota Tegal.
“Pajak restoran dan lain-lain, KPK siap membantu pemerintah memberikan pemahaman dan edukasi kepada wajib pungut pajak, arti pentingnya pajak tersebut untuk pembangunan di Kota Tegal” tutur Jumadi.
Jumadi berharap keejasama antara Pemkot Tegal dan KPK RI, terus ditingkatkan, agar tercipta pemerintahan yang bersih.(Susilo/Adv/Kbk)