Resahkan Warga, Warung Di Pantai Muarareja Indah Jadi Tempat Mabuk- Mabukan “Dirazia”

  • Whatsapp
Tokoh pemuda membuang minuman oplosan jeni Brangkal yang ditemukan di Warung milik warga bernama Sara.(Foto:Pranoto/Kbk)

KabarBeritaku.com, ( Tegal )– Sejumlah tokoh Agama, tokoh Masyarakat, tokoh pemuda, Banbisa, Babimkamtibmas, kepala Kelurahan Muarareja zaenal Asikin,S.Sos, Jajajaran pengurus Kelompok Sadar Wisata ( Pokdarwis ) MJ IN Aja,melakukan ” Razia ” kesejumlah warung di kawasan wisata Pantai Muarareja Indah ( PMI ) Kelurahan Muarareja Kecamatan Tegal Barat kota Tegal,Minggu ( 08/12/2019) . Pasalnya keberadaan beberapa warung disinyalir sering menjadi lokasi ajang pesta miras dan terdapat Pemandu Lagu ( PL ).

Menurut Ketua Pokdarwis Pantai Muararareja Indah, Ranyan, aksi yang dilakukannya bersama- sama tersebut merupakan buntut dari resahnya masyarakat dengan maraknya Miras dan wanita pemandu lagu ( PL ) dikawasan Pantai Muararareja Indah.” Kita sudah melakukan pola dengan cara-cara persuasif, namun ada beberapa warung menjadi tempat mabuk- mabukan, seperti yang kita lihat tadi bahkan ada pemandu lagunya, maka dari itu kami mengajak, tokoh agama, tokoh pemuda, Babinsa, Babinkamtibmas turun langsung melihat kondisi nyata dilapangan,” kata pria yang akrab disapa Rambo.

Read More

Ranyan mengatakan, dari kegiatan tersebut ditemukan sejumlah warung menjadi lokasi para pemuda yang sedang mengkomsumsi minumah keras. Bahkan lanjut, Ranyan, ada warung yang menyediakan miras oplosan.” Semoga dengan kegiatan ini pihak – pihak terkait peduli dengan lingkungan, khususnya bagi aparat penegak hukum dapat menindaklanjutinya, karena beberapa warung sudah nyata ada yang menyediakan miras berbagai merek dan oplosan,ini soal yang serius, yang tidak boleh dibiarkan. Dirinya mengajak ke semua elemen masyarakat agar peduli pada hal ini. Miris jika Muarareja dikotori oleh praktek miras dan prostitusi ” terselubung”. Aparat Kepolisian, pemerintah harus tegas kalau masih diam saja bukan tidak mungkin akan ada aksi jalanan,” kata Ranyan.

Kepala Kelurahan Muarareja Zaenal Asikhin, bersama ketua Pokdarwis Muarareja Indah, Ranyan, memberikan pembinaan kepada salah seorang pemilik warung di kawasan Wisata Pantai Muarareja Indah ( Foto: Pranoto/KBk)

Sementara H. Thambari dihadapan tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, untuk berkomitmen menjaga lingkungan dengan berbuat kebaikan dan mencegah ketidakbaikan.” Ayo bersama – sama kita jaga Muararareja, ini permasalahan bersama, bukan hanya Pokdarwis, tapi masalah kita semua soal miras ini, bapak- bapak sepakat jika miras bisa hilang dari kawasan Pantai MJ?.Jangan sampai kita menunggu kena musibah, akibat perbuatan oknum – oknum pedagang warung ini, yang terkan dampaknya orang banyak,” kata Thambari.

Ketua GP Ansor Muarareja , NUr Said MM mengungkapkan, adanya wisata yang ada di Muarareja tentunya akan menambah perekonomian warga. Tetapi jika adanya warung yang diduga menyediakan Miras, menjadi tempat mabuk- mabukkan dan wanita-wanita “PL” , dirinya menolaknya.“Jika aparat atau pemerintah yang punya kewenangan, sudah tidak menjalankan tugasnya, maka dengan begitu pemerintah mempersilahkan masyarakat yang bertindak,” tegasnya saat di konfirmasi lewat telepon Pribadi.( Pranoto/KBk)

Related posts