Datangi DPRD kota Tegal, Guru Diniyah “Minta” Kenaikan Honor

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, (Tegal) – Forum Komunikasi Diniyyah Takmiliyyah (FKDT) mendatangi kantor DPRD kota Tegal untuk audensi bersama Kemenag kota Tegal, Selasa (07/01/2020) siang. Audensi yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin menuntut adanya kenaikan insentif guru honorer madrasah diniyyah. Selama ini mereka hanya menerima insentif sebesar 175 ribu per bulan dengan rincian 5 kegiatan, sekali kegiatan mendapat insentif 35 ribu.

“Nominal itu (175 ribu) jauh dari cukup apalagi sejahtera, namun kami ini guru madrasah, semata mata bukan itu tujuan utama kami,” jelas salah satu peserta rapat yang enggan disebut namanya.
Terpisah, habib Ali Zaenal Abidin mangaku sudah pernah memperjuangkan kesejahteraan guru madrasah. “Saat rapat panitia anggaran dan paripurna, kami pernah mengusulkan kenaikan anggaran per kegiatan dari 35 ribu menjadi 75 ribu. Namun usulan itu tidak diterima oleh dinas Pendidikan,” katanya.

Read More

Berdasarkan data yang disampaikan saat audensi itu, insentif bukan hanya diberikan kepada guru madrasah, murid yang sekolah di madrasah juga mendapatkannya, murid sebanyak 8084 orang, sedangkan guru sebanyak 550 orang.

“Harapannya nanti saat di KUAPPAS tahun 2021 agar dimasukkan untuk madrasah diniyah per anak per bulan 20 ribu, untuk TPQ yang muridnya sampai 200 orang diharapkan bisa mendapat bantuan 9 juta dan TPQ yang (muridnya) diatas 200 siswa (mendapat) 12 jt, bantuan untuk masjid sebesar 25 juta dan untuk musholla 17,5 juta bergilir,” terang Habib Ali.

Menurut Habib Ali , FKDT mencatat tahun 2020 ada guru yang belum terdata mendapat bantuan, guru TPQ sebanyak 50 orang, guru madrasah diniyyah sebanyak 50 orang. Mereka juga berharap guru ponpes sejumlah 84 orang yang belum terdata agar segera dimasukkan kedalam anggaran ubahan 2021.( Susilo/ KBk)

Related posts