Di duga lakukan penganiyaan kepada warga, Lebe desa Kademangaran di polisikan

  • Whatsapp

Kabarberitaku.com (Slawi) – Salah satu perangkat desa di desa Kademangaran kecamatan Dukuhturi kabupaten Tegal di polisikan. Pasalnya di duga  melakukan penganiaan terhadap warganya.

Kapolsek Dukuhturi AKP Supratman melalui kanit Reskrim Polsek Dukuhturi Aiptu Suprapto saat ditemui membenarkan adanya pengaduan atas nama Zakaria RT/RW ,04/01 desa Kademangaran hari Selasa 31 / 12 / 19. Zamroni mengatakan telah dianiaya dengan cara di pukul oleh Zamroni perangkat desa kasi kaur kesra (Lebe) desa Kademangaran. Kronologis kejadian sesuai pelapor, Zakaria mempertanyakan kegiatan proyek pengecoran jalan desa yang tidak ada pembesiannya kepada yang sedang mengerjakan kegiatan. Karena mungkin tidak terima dengan pertanyaan tersebut, Zamroni selaku Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) langsung memukul Zakaria dengan membentak-bentak dengan suara lantang. Tanpa ada perlawanan Zakaria langsung mengadukan ke Polsek dukuhturi. Pihaknya sudah nelakukan pemanggilan baik pada korban maupun pelaku. Tetapi belum terlaksana karena salah satunya saat mau dipertemukan korban sedang bekerja dan tidak bisa datang. Sementara, pihaknya belum bisa memberikan status pada persoalan ini. Tetapi tetap akan dilakukan proses hukum, kata Suprapto.

Read More

Zakaria melalui kuasa hukumnya Beni Heriyanto SH didampingi Agus Ikhwanudin SH.I merasa pengaduannya sudah satu Minggu lebih belum ada kejelasan, melaporkan secara resmi dugaan penganiaan yang telah dilakukan Zamroni kepada Zakaria di Polsek Dukuhturi. Laporan resmi diterima langsung olih Kanit Reskrim Polsek Dukuhturi Aiptu Suprapto, (7/1/2020). Menurut kuasa hukum Zakaria, pelaku meminta di proses secara hukum yang berlaku di Indonesia, karena pelaku di duga telah melanggar pasal 351 KUHAP tentang penganiaan.

Terpisah, kepala Desa Kademangaran saat ditemui mengatakan, secara kepemerintahan Zamroni belum melaporkan kejadian dugaan penganiaan yang telah di laporkan ke polisi. Termasuk belum meminta bantuan kepada dirinya. Mungkin Zamroni sudah bisa mengatasi persoalan bersama keluarganya. Ia menganggap tidak mempersoalkan dengan adanya kejadian dugaan penganiaan yang telah dilakukan anak buahnya. Bahkan mengatakan, persoalan yang telah terjadi adalah hal biasa bukan masalah besar. Sementara Zamroni saat akan dikonfirmasi tidak berada di tempat.

Related posts