Polemik ” Ya lal Waton”, PC NU KOta Tegal Dengan Kyai Ahmad Berakhir Damai

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( Slawi )- Buntut dari adanya polemik ceramah salah satu tokoh kharismatik asal Kabupaten Tegal dalam acara Maulid akbar di Masjid Agung kota Tegal Selasa ( 31/12/2019) lalu, yang sempat dipersoalkan oleh Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama ( NU ) Kota Tegal, akhirnya berakhir dengan damai.

 

Read More

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tegal dan PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tegal memenuhi undangan dari Pengasuh Pondok Pesantren Attauhidiyyah Giren Talang Kabupaten Tegal KH Ahmad Sa’idi di Ponpes Attauhidiyyah Cikura Bojong Kabupaten Tegal, Kamis (9/01/2020)malam.

Dalam pertemuan itu, Kyai Ahmad Saidi menyampaikan permasalahan yang terjadi di Kota Tegal pada malam Tahun Baru sudah clear. Antara NU dan KH Ahmad menyepakati untuk berdamai.” Syukur Alhamdulillah, kedua belah pihak sudah saling memaafkan. Harapannya, hubungan NU dan Ponpest selalu harmonis untuk menjaga kerukunan sesama warga NU, dan tidak mudah terpancing oleh pihak manapun yang tidak bertanggungjawab,” kata KH Ahmad dihadapan Ketua PCNU Kota Tegal H. dr. Abdal Hakim Tohari dan para jamaah pengajian.

 

Terkait dengan undangan dari pimpinan Ponpes Attauhidiyah tersebut, Ketua PC NU Kota Tegal, H.dr.Abdal Hakim Tohari menuturkan, rasa terima kasih atas undangan dari KH Ahmad. Menurutnya, NU akan tetap menjaga kyai kyai NU dalam berdakwah atau menyampaikan syiar Islam.”Kami berharap, warga NU, khususnya di Kota Tegal, selalu menjalin hubungan harmonis dan menjaga kehormatan kiai NU,” ujar Abdal Hakim didampingi Wakil Ketua PCNU Kota Tegal Sugiarto, Ketua PC GP Ansor Kota Tegal Sarwo Edi, Wakil Ketua Bidang Hukum Advokasi dan HAM Bambang Irawan, serta Kurniawan.

 

Sementarawakil ketua Bidang Hukum Advokasi dan HAM , Bambang Irawan mengatakan,mengapresiasi pertemuan tersebut. Harapan Bambang kedepan tidak ada ketersinggungan lagi antara kiai NU atau tokoh NU dengan warga NU.”GP Ansor siap mengawal hubungan antara kyai kyai NU dan warga NU, baik di tatanan agama maupun kemasyarakatan, dan soal urusan antara PCNU dan Kyai Ahmad , Alhamdulillah sudah clear semua, berakhir dengan damai berkat bantuan GP Ansor yang selalu meredam amarah dari kedua belah pihak agar tidak ditumpangi pihak yang tidak bertanggung jawab,”tegas Bambang.( Susilo/KBk)

Related posts