Kadis PMD Kabupaten Tegal Belum Terima Laporan Sekdes Ditahan Terkait PNPM Mandiri

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( Slawi )- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tegal, Prasetyawan,SH,M.Hum mengaku belum menerima laporan perihal ditetapkannya Sekretaris Desa ( Sekdes ) Kertaharja Kecamatan Kramat terkait dugaan penyalahgunaan Dana PNPM Mandiri tahun 2016.

“Belum ada laporan masuk dari camat maupun kades perihal perangkat desanya menjadi tersangka,” kata Pras kepada KabarBeritaku.com, Jumat ( 14/02/2020) belumlama ini.

Read More

Menurut Prasetiawan, sesuai aturan jika ada perangkat desa menjadi tersangka kasus dugaan korupsi kepala desa harus memberhentikan sementara.”Pemberhentian sementara itu wajib dilakukan dan tidak perlu adanya musdes cukup dengan pemberitahuan kepada BPD. Setelah dilakukan pemberhentian sementara, baru melaporkan ke Dispermades dan bupati,”ujarnya.

erkaitan dengan Siltap (penghasila tetap) yang diterimanya tiap bulan, kata Pras, berdasarkan peraturan Bupati Nomer 74 tahun 2016, bagi aparat pemerintah desa khususnya perangkat desa yang diberhentikan sementara karena suatu hal atau kesandung kasus hukum , maka memperoleh 50 persen siltapnya.

” Jika sudah ada keputusan tetap dinyatakan terbukti bersalah oleh pengadilan siltapnya seratus persen hilang. Dan, secara aturan wajib dipecat dari jabatannya,”paparnya.

Pras mengaku, belum mengetahui bilamana ada kejadian penahanan Sekdes Kertaharja . ” Kami ucapkan terima kepada Pers KabarBeritaku.com, yang memberi informasi ini. Dispermades akan memerintahkan camat dan kades untuk segera memberhentikan sementara carik bermasalah agar tidak dipertanyakan oleh masyarakat dan tidak salah persepsi dalam mengambil keputusan sesuai aturan. ( Jaylani/KBk)

Related posts