Revitalisasi Taman Pancasila, Pemkot Tegal Sebaiknya Perhatikan Ini

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, (Tegal) – Rencana Pemkot Tegal untuk merevitalisasi kawasan stasiun kota Tegal, Taman Pancasila (Taman eks Poci) hingga jalan Pancasila menuju Alun – Alun, diketahui akan memakan anggaran APBD tahun 2020 sekitar 8 Milyar rupiah.

Mantan anggota DPRD kota Tegal, Abdullah Sungkar tidak lama ini ikut angkat bicara terkait revitalisasi Taman Pancasila. Menurutnya, sebelum memulai proyek itu, Pemkot Tegal sebaiknya memiliki kajian menyeluruh terkait Taman Pancasila.
“Pemkot Tegal harus mengantongi bentuk semula Taman Pancasila seperti apa? konsep revitalisasinya seperti apa? rekomendasi tim ahli cagar budaya seperti apa? keterlibatan masyarakat yang diamanatkan undang undang perencanangan ruang dilakukan dalam bentuk apa? kondisi sekarang bagaimana? bagian apa yang ingin dilakukan perubahan? bagaimana dampaknya terhadap pengguna kawasan? bagaimana bentuk kerjasama dengan pemilik aset pada kawasan cagar budaya yang akan direvitalisasi? hubungan pemilik aset dengan Pemkot (Tegal) didokumentasikan dalam bentuk apa?” tanya Abdullah Sungkar.
Menurutnya, jika pertanyaan itu telah mampu dijawab dengan baik oleh Pemkot Tegal maka dalam prosesnya (revitalisasi taman Pancasila) akan berjalan mulus.
Selain itu, lanjut Sungkar, sebaiknya Pemkot Tegal memperhatikan 4 aspek yaitu aspek struktural, aspek haritage, aspek estetika dan aspek fungsi. Aspek struktural yaitu ketaatan pada Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sudah harus dilengkapi dengan perda Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK). Menurutnya sampai hari ini Pemkot belum memiliki perda RDTRK, sementara perda RTRW sedang diwacanakan untuk direvisi. “Kalau tidak ada RDTRK, pembangunan fisik kota Tegal menjadi tidak terkonsep” katanya.
Aspek haritage yaitu Pemkot Tegal harus memiliki kajian historis atas pemanfaatan kawasan Alun – Alun sampai kawasan stasiun, termasuk taman Pancasila. Aspek estetika yaitu meliputi ragam arsitekturnya sedangkan aspek fungsi menyangkut bentuk layanan dari tatanan ruang baru yang ingin diberikan kepada pengunjung.(Susilo/KBk)

Related posts