GP Ansor Kota Tegal Minta Pemkot Terbuka Soal Data Covid 19

  • Whatsapp

Kabarberitaku.com, (TEGAL )- Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal diminta lebih transparan dalam penanganan Covid-19, salah satunya dalam menyampaikan data ke publik.Keterbukaan informasi terkait perkembangan penanganan suspect Covid-19 ini sangat penting agar tidak terjadi kepanikan bagi masyarakat Kota Tegal.

Jika sudah ada yang positif atau masih PDP, ODP, agar selalu disampaikan ke masyarakat.Sejauh mana perkembangannya masalah ini karena sudah menjadi konsumsi masyarakat Kota Tegal bahkan nasional saat ini ada 26 Petugas Medis Kota Tegal Terjangkit Covid-19,” ujar ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kota Tegal, Sarwo Edi Jum’at (7/8/2020).

Read More

Menurutnya, keterbukaan informasi ini, bertujuan agar masyarakat bisa melakukan langkah-langkah antisipatif terkait dengan penyebarluasan covid 19.” Ini penting, agar masyarakat bisa melakukan langkah-langkah antisipasi seperti yang telah disosialisasikan pihak beberapa tim relawan mandiri Kota tegal yang dibentuk oleh Pemerintahan Kota Tegal,” tutur Sarwo

Sarwo mengkhawatirkan, jika pemerintah Kota Tegal tidak terbuka terkait informasi adanya 26 petugas kesehatan yang terjangkit covid 19, maka terjadi kesimpang siuran informasi dan akan berimbas kepanikan di tengah-tengah masnyarakat.

“Jika pemerintah tidak terbuka, maka masyarakat akan selalu panik dengan informasi simpang-siur,” tegasnya.

Menurut Sarwo, Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas Kesehatan bisa lebih terbuka soal data yang diunggah di website resmi. ” Kalau perlu tidak hanya mencantumkan yang dirawat, sembuh, dan meninggal. Namun harus juga mencantumkan yang positif dan sedang diisolasi mandiri,” pungkas Sarwo

Diketahui belumlama ini publik Kota Tegal kembali mencatatkan penambahan kasus Covid-19 pada Rabu (5/8/2020). Penambahan kasus tersebut yang pertama kali sejak dinyatakan zona hijau pada Mei 2020. Mengacu data corona.tegalkota.go.id, Rabu (5/8/2020) pukul 18.00 WIB, tercatat ada penambahan dua kasus positif Covid-19 atau menjadi enam dari sebelumnya total empat kasus pada Selasa (4/8/020). Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terjun langsung melakukan tes usap massal di Kota Tegal. Sepekan terakhir, hingga Kamis (6/8/2020) sore, tercatat 26 tambahan kasus positif Covid-19 di wilayah barat pantai utara Jateng itu. Temuan itu kontradiktif dengan laporan pemerintah setempat yang satu bulan terakhir tak melaporkan tambahan kasus baru.Untuk Kota Tegal ada penambahan 26 kasus positif. (Angka) ini masih bisa berkembang karena kami sedang menyelesaikan sekitar 200 tes. (MM/KBk)

Related posts