Derita Warga Rusunawa di Kota Tegal, Puluhan Kepala Keluarga Terancam “Terusir”

  • Whatsapp
Salah satu warga penghuni Rusunawa Tegal Barat kota Tegal, menyerahkan surat pengaduan untuk presiden ke Deputi IV Bidang Informasi dan Komunikasi Politik Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Juri Ardiantoro

KabarBeritaku.com,(TEGAL )- Puluhan Kepala Keluarga ( KK ) penghuni Rumah Susun Sewa ( Rusunawa) di Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, kota Tegal, mengadukan nasib mereka ke Deputi IV Bidang Informasi dan Komunikasi Politik Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Juri Ardiantoro dengan menitipkan surat pengaduan untuk Presiden Joko Widodo. Mereka menitipkan surat karena terancam diusir dari rusunawa pada akhir tahun 2020.

” Puluhan Kepala Keluarga (KK) penghuni rumah susun sederhana sewa di Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal terancam terusir karena habis masa sewa 31 Desember 2020 mendatang. Sehingga bingung belum ada solusi dari Pemerintah Kota Tegal, warga akhirnya berinisiatif menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan harapan bisa memberikan solusi. Jadi surat dititipkan ke saya, kedatangan saya kesini juga untuk menampung aspirasi masyarakat,”kata Juri Ardianto saat mendatangi Rusunawa, Selasa (24/11/2020) sore.

Read More

Sementara Ketua RW 9 Kelurahan Kraton, Imam Mugiono mengatakan, mayoritas penghuni rusuna adalah warga tidak mampu, terlebih dampak dari pandemi COVID-19 sangat berimbas pada perekonomian warga.”Ada sedikitnya 43 KK akan habis sewa masa kontraknya pada 31 Desember dan tak bisa diperpanjang. Kami berharap masih bisa bertahan sampai ekonomi membaik untuk bisa kontrak atau beli rumah,” ujar Imam.

Menurut Imam, selain 44 KK, sebanyak 75 KK lagi yang mengalami nasib yang sama harus keluar pada April 2021 mendatang.” Selama ini belum ada solusi dari Pemkot, bahkan pemkot bersikukuh warga harus keluar dari Rusunawa.Dialog sudah kami lakukan dengan instansi terkait juga pihak kecamatan, tapi mentok tidak ada solusi,”ungkap Imam.(Makmur/KBk)

Related posts