Dinas Kesehatan Kota Tegal Siapkan Tabung Isolasi Pengangkut Pasien Virus Corona

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com,(TEGAL )- Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Tegal saat ini memesan tabung isolasi (Isolation Chamber) sebanyak 4 unit. Pengadaan tabung isolasi ini untuk mengantisipasi kontak langsung dan mengurangi resiko penularan virus dari pasien yang diduga terpapar Covid-19, terhadap tenaga medis saat proses evakuasi ke rumah sakit rujukan.

Alat ini sekilas bentuknya mirip keranda jenazah. Bodinya terbuat dari plastik transparan dan tebal, dilengkapi dengan empat roda kecil di ujung tiang kaki yang bisa dilipat. Peralatan berukuran panjang sekitar dua meter dengan lebar kurang lebih satu meter, ini juga mirip dengan meja tandu pasien (brankar) dorong pasien pada umumnya.Sehingga diharapkan dengan tabung isolasi ini, dapat mengurangi ancaman kontaminasi antara pasien dan perawat medis.Tabung isolasi ini dilengkapi dengan tiga lubang di sisi kanan dan kiri, juga dilengkapi dengan sarung pelindung yang akan melindungi petugas saat melakukan pemeriksaan tanpa harus melakukan kontak langsung dengan pasien.

Read More

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal,dr. Sri Prima Indraswari, Sp.KK mengatakan, isolation chamber digunakan sebagai alat untuk mengangkut pasien yang diduga terpapar virus corona ke rumah sakit rujukan.“Hal tersebut untuk menghindari resiko virus menyebar selama penanganan dan pengangkutan pasien. Alat ini berfungsi untuk mengantisipasi kontak langsung dan mengurangi risiko penularan pasien yang diduga terpapar corona saat proses evakuasi ke rumah sakit,”ujarnya kepada KabarBeritaku.com, Selasa (24/11/2020).

Menurutnya, alat itu mampu mengisolasi penyebaran virus dengan cara memberikan tekanan negatif pada udara hasil oksidasi pernafasan. Orang diduga terpapar (suspect) dan dimasukkan ke dalam tabung tersebut, tetap aman. Sementara udara yang keluar sudah tersaring melalui filter dan tidak akan menular.

“Alat ini dilengkapi dengan sistem yang canggih dan memiliki tekanan negatif sehingga kuman dan virus akan mati. Selain itu orang yang tersuspect aman di dalam tabung isolasi dan tidak beresiko menularkan virus kepada orang lain, ada 4 unit,” terangnya singkat.

Seperti diketahui alat harga per unit tabung itu sekitar Rp.50 juta hingga Rp.190 juta.(Makmur/Dian/Kbk)

Related posts