Peresmian Rumah Produksi Difabel Diwarnai Isak Tangis Bahagia

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( SLAWI )- Rumah difabel produksi kreatif yang berlamat di Gedung eks KPP Pratama Tegal belakang Kantor Polsek Adiwerna, diresmikan oleh Bupati Tegal Umi Aziah, Jumat (26/2/2021). Isak tangis bahagia juga mewarnai meriahnya acara peresmian rumah difabel produksi kreatif saat penyerahan sepeda motor roda tiga (motor ramah disabilitas) untuk seorang pendakwah bernama Muhamad Naseh Mujahidin asa; Desa Kambangan Kecamatan Lebaksiu.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Lebaksiu, Chusni Ahmad menjelaskan bahwa mendapat aduan kebutuhan motor untuk seorang ustad dari desa Kambangan dari Sistem Layanan Rujukan Terpadu Trengginas Kabupaten Tegal . ” Saya dibantu Fasilitator SLRT Lebaksiu untuk Verifikasi dengan hasil ustad Naseh sangat membutuhkan motor roda tiga tersebut. Alhamdulillah bersama Fasilitator SLRT serta unsur yang lain kami bisa memenuhi Kebutuhan pak ustad ini. Adapun anggaran yang kami gunakan berasal dari CSR PT Merdeka Bahari Indonesia, CSR Paguyuban Paelink, Donasi dari Pak Sekda Tegal serta Kepala Dinas Sosal Kab. Tegal . Alhamdulillah hari ini kebutuhan itu bisa terpenuhi. Semoga Motor ini bermanfaat, membantu beraktifitas dan meningkatkan semangat pa ustad dalam berdakwah,”ucapnya.

Read More

Muhammad Naseh, mengungkap, banyak terimakasih kepada semua pihak yang sudah bisa membantunya. ” Kendaraan ini sangat saya butuhkan untuk mengajar ngaji dan juga Qiro karena selama ini apabila mendapatkan panggilan mengajar dan qiro baik di Desa sendiri maupun Desa tetangga menggunakan jasa ojeg pangkalan,”ucap Naseh sembari meneteskan air mata.

Sementara Sekretaris Difabel Slawi Mandiri, Indra Era Vani mengatakan, rencana kedepan bangunan dengan 13 ruangan tersebut, selain digunakan untuk rumah produksi memajang hasil karya teman-teman difabel Kabupaten Tegal.Rumah prduksi ini juga dimanfaatkan bagi tuna netra menerima jasa pijat.” Rumah produkasi ini untuk memamerkan kerajinan, seperti sangkar burung, batik, jahitan, sablon, makanan, dan lain-lain. Disini ada 13 ruangan, nantinya yang akan kami manfaatkan terutama yang di bagian halaman belakang untuk teman-teman tuna netra untuk tempat pijat. ,” kata Indra.

Sementara menurut Indra, ada sebanyak 320 anggota DSM dengan ketrampilan dan kemampuan yang berbeda.” Ya mereka itu punya keahlian berbeda- beda, ada yang ahli dipembuatan sangkar burung, membatik, menjahit, dan membuat aneka jenis makanan seperti kue dan keahlian pijat oleh teman-teman tuna netra. Sehingga dengan adanya rumah produksi, bagi masyarakat yang ingin pijat tuna netra bisa langsung ke gedung ini. Sehingga lebih mudah karena praktek pijatnya terpusat di satu lokasi,”jelasnya.

Dalam sambutanya, Bupati Tegal Umi Azizah, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tegal memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para donatur yang telah berdonasi membantu proses renovasi dan penyediaan sarana prasarananya.
Donatur yang dimaksud seperti dari PT. Merdeka Bahari Indonesia (MBI), CV Insan Media ( IM), Paguyuban Agen Elektronik Perbankan (Paelink) Kabupaten Tegal, dan Bank Jateng Cabang Slawi.” Saya juga ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut bekerja, membantu menyiapkan segala sesuatunya sehingga rumah produksi ini dapat beroperasi. Saya titip pesan agar rumah produksi dapat dikelola dengan baik, memotivasi kegiatan usaha, mengubah pola pikir, meningkatkan kepercayaan diri penyandang disabilitas yang lainnya untuk memulai dan mengembangkan usaha, sampai berhasil menjual dan memasarkan produknya yang tentunya ini akan meningkatkan perekonomian,” Pesan Umi.

kepada Dinas DagkopUKM, Bupati meminta secara khusus agar memfasilitasi kawan-kawan dari komunitas rumah produksi supaya bisa mengakses dan memanfaatkan peluang pada ekosistem digital,dengan toko daring yang efisien dan terintegrasi dalam platform marketplace lengkap dengan layanan pesan antarnya dan juga pembayarannya.” Mari kita dorong, dukung, saudara-saudara penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dan berinklusi di seluruh sektor kehidupan. Agar saudara- saudara penyandang difabilitas mampu memberikan warna dan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Tegal,” pungkas Umi.(Jaylani Iqbal/KBk)

Related posts