DPRD Kota Tegal Gagal Gelar Rapat Dengar Pendapat Konflik Wali Kota dengan Wakilnya

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( TEGAL )- Ketidakhadiran Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, dalam Rapat dengar pendapat yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tegal Jawa Tengah, pada Rabu (3/3/2021) siang, ditunda alias gagal digelar.

Pada hal, rapat dengar pendapat lintas Fraksi tersebut dilaksanakan untuk mendengar langsung penjelasan dari Wali Kota Tegal dan Wakil Wali Kota Tegal tentang kabar perselisihan keduanya yang berdampak pada pelayanan publik. Rapat dengar pendapat yang dimulai pukul 10.00 Waktu Indonesia Barat , sempat ditunda sekitar satu jam lebih karena menunggu kehadiran Wali Kota Tegal yang tidak kunjung hadir sesuai jadwal yang disepakati oleh seluruh Fraksi DPRD Kota Tegal.

Read More

Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro, mengatakan, RDP tersebut digelar untuk mendengar langsung tentang kabar ketidakharmonisan hubungan Wali Kota dan Wakilnya yang mencuat ke publik . Dengan harapan ketidakharmonisan keduanya agar jangan sampai mengganggu jalannya roda pemerintahan. Rapat Dengar Pendapat akhirnya ditunda setelah mendapat masukan dari seluruh Fraksi.

Kusnendro mengaku sudah berusaha menghubungi wali kota, namun belum ada respon hingga batas waktu yang disepakati bersama fraksi hingga pukul 12. 30 WIB. Sehingga DPRD akan menjadwalkan ulang rapat Dengar Pendapat tersebut.“DPRD Kota Tegal selaku wakil rakyat menggelar RDP ini dengan harapan  persoalan ini bisa terselesaikan, sehingga pelayanan masyaraka tidak terganggu, Hubungan baik mereka ( Dedy- Jumadi – red) sejak awal  sudah terbangun, bahkan sebelum mengikuti Pilkada. Nah setelah diberikan amanat menjadi Wali kota dan Wakil Walikota Tegal di tengah perjalanan ada persoalan, maka persoalan ini juga  menjadi pemikiran bersama wakil rakyat,” ucap Kusnendro.

Sementara Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi, yang hadir dalam Rapat dengar Pendapat mengaku , dirinya akan mematuhi apa yang diharapkan oleh DPRD. Jumadi mengatakan, dirinya tidak tahu alasan ketidakhadiran Wali Kota Tegal dalam RDP.“Saya pasti akan patuh, dengan yang diharapkan oleh  DPRD .Ada RDP saya ikut . Intinya saya ikutin ajalah sesuai dengan aturan yang berlaku negara ini,” ucap Jumadi.

Jumadi juga mengungkapkan, dirinya belum ada komunikasi dengan wali kota Tegal. Terkait dengan ada laporan oleh Wali Kota Tegal ke Polda Jawa Tengah, Jumadi mengaku, akan mengikuti proses hukum dan dirinya mengaku belum menerima panggilan atau pemberitahuan.

Sementara itu, ketidakhadiran wali kota disayangkan sejumlah anggota DPRD Kota Tegal. Anggota DPRD Fraksi Gerindra Mohamad Sefrudin, berharap, pada kesempatan RDP lanjutan yang dijadwalkan nanti oleh DPRD, Wali Kota Tegal bisa hadir, sehingga persoalan antara keduanya jangan sampai mengganggu pelayanan publik.

Sementara anggota DPRD dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Bayu Arie Sasongko dan Teguh Imam Santoso dari partai Demokrat enggan berkomentar perihal batalnya Rapat dengar pendapat .

Bahkan dalam kesempatan yang sama, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sisdiono Ahmad, menyebut wali kota tegal , kurang menghargai undangan DPRD untuk hadir dalam rapat dengar pendapat, sehingga RDP gagal dilaksanakan. Padahal pihaknya ingin mendengarkan langsung duduk persoalan kabar perseteruan agar ada jalan keluar terbaik.

Dari tegal Jawa tengah, Dian Brayanti KabarBeritaku mengabarkan.

Related posts