Wartawan Dilarang Meliput, Warnai Konfercab PCNU Kabupaten Tegal

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( SLAWI )- Pengamanan ketat berlangsung saat Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab NU) Kabupaten Tegal ke XIV di Gedung NU Kabupaten Tegal, Sabtu ( 4/9/2021). Bahkan sejumlah awak media dilarang meliput jalannya prosesi konfercab PCNU awal hingga akhir.

Pantuan kabarberitaku.com,pengawalan dan pengamanan terbagi menjadi sejumlah bagian, sekitar 10 orang berjaga diruang khusus VIP ada 10 orang, kemudian dilantai 2 sekitar 10 orang, dan sekitar 50 personil banser disiagakan untuk pengamanan dan pengawalan MWC.

Read More

Menurut Ketua Satkorcab Banser Kabupaten Tegal, M. Mashadi Zaeni pengawalan yang dilakukan Banser merupakan sebuah upaya dalam mengawal jalannya prosesi Konfercab NU Kabupaten Tegal merupakan instruksinya.” Saya menginstruksikan kepada Banser sebagai upaya dalam mengawal jalannya prosesi Konfercab NU Kabupaten Tegal. Termasuk mengawal semua calon dan ketua MWC dari masing – masing kecamatan,” terangnya kepada wartawan usai acara Konfercab diruang sidang pleno.

Terkait adanya insiden saling dorong di Lobby gedung NU , M. Mashadi Zaeni menjelaskan, adanya puluhan anggota Banser yang naik menuju lantai 2 lokasi sidang pemilihan. berniat menyambut dan memberikan penghormatan kepada KH. Khambali.” Jadi itu bukan saling dorong atau kericuhan, niat mau mengawal dan memberikan penghormatan dan mengira Romo KH. Khambali masuk kedalam ruang pemilihan, namun Romo KH. Khambali ternyata tidak masuk dan beliau ternyata sudah pulang,” jelas Zaeni.

Adanya pelarangan sejumlah awak media yang tidak dizinkan untuk melakukan peliputan di konfercab PCNU ke XIV, orang nomer satu di jajaran Banser tersebut mengungkapkan, kemungkinan adanya miskomunikasi.” Meski rekan -rekan jurnalis sudah menunjukan tanda pengenal, tetap harus mendaftarkan diri ke sekretariat terlebih dahulu, lah yang untuk dibagian awal memang untuk pengamanan dan mengontrol. Atas kejadian itu saya atas nama Kasatkorcab Banser meminta maaf kepada para rekan – rekan media peliputan jalannya Konfercab NU Kabupaten Tegal, atas miskomunikasi yang terjadi,”ujarnya.

Sementara sekretaris PCNU Kabupaten Tegal Nurkholis Sobari, mengatakan, perihal adanya pelarangan peliputan oleh awak media dikarena pembatasan kapasitas ditengah pandemi covid 19. Selian itu, agar tidak terjadi salah persepsi.” Ya memang ada pembatasan jumlah orang yang masuk ¬†diruang konfercab. Selaian itu dikhawatirkan adanya salah persepsi publik,”ujarnya.

Sebagaiamana diketahui Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Tegal menggelar konfrensi Cabang PCNU ke XIV dengan empat calon ketua ( tandiziyah-red), yakni, Akhmad Was’ari, Drs.H.Ali Murtado. Drs. H. Muntoyo,KH.Nasikun. Dengan hasil Konfercab , yaitu duet Kyai Haji Nawawi Azhari, sebagai Rais Syuriah dan Haji Muntoyo sebagai Ketua Tanfidziyah.Keduanya akan menakhodai PCNU Kabupaten Tegal periode 2021-2026 setelah terpilih pada Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar di Gedung NU.(Jaylani Iqbal/KBk)

Related posts