Wali Kota Tegal Revisi Kebijakan Tutup Kawasan Alun Alun??

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( TEGAL )- Pemerintah Kota Tegal jawa Tengah tetap melaksanakan kebijakan menutup kompleks alun-alun dengan portal, meskipun kebijakan yang diberlakukan sejak Agustus lalu itu terus menuai protes warga dan pelaku usaha di kawasan itu hingga mengadu ke DPRD dan Kantor Staf Presiden.

Sejak Agustus lalu, kawasan Alun-alun Kota Tegal yang terdiri dari Jalan Kyai Haji Mas Mansyur, Jalan Wahid Hasyim, Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan, Jalan Kyai Haji Hasyim Asyari, dan Jalan Pancasila ditutup dengan portal besi pada pukul 17.00 hingga pukul 24.00 WIB. Segala upaya protes dilakukan warga dan pedagang agar pemerintah kota Tegal meninjau ulang kebijakan penutupan kawasan itu dengan portal besi.

Read More

Namun setelah menuai kritik dari berbagai pihak, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono akhirnya merevisi kebijakan penutupan kawasan alun-alun menggunakan portal besi, Dedy memutuskan , membuka bergiliran empat dari belasan portal yang sebelumnya terpasang dan menutup akses jalan mulai pukul 17.30 hingga 24.00 WIB.

Dedy mengatakan, pembukaan bergantian empat portal tersebut akan menjadi akses keluar masuk masyarakat sekitar, termasuk memberi akses mobil pemadam kebakaran dan ambulan. Portal besi secara bergiliran akan dibuka yakni Pertama di Jalan Kaloran, Jalan Kyai Haji Mukhlas, jalan pasar malam, dan terakhir Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan.

Berikut jadwal portal akses masuk alun alun kota Tegal yang beredar melalui aplikasi pesan W A. Tanggal 14 Desember 2021, Jalan yang dibuka yakni Jalan Kaloran (belakang Toko Manshur). Tanggal 15 Desember Jalan yang dibuka : Jalan Kyai Haji Mukhlas atau dekat Bu Lusi.

Tanggal 16 Desember Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan dekat dengan Indomaret atau Perpusda. Tanggal 17 Desember jalan yang dibuka Jalan Tentara Pelajar dekat rumah makan Tuti Toyo.

Jadwal tersebut menurut informasi yang dihimpun kemudian di jadwal diulang dari awal lagi dan seterusnya. Tim Kabarberitaku

Related posts