Viral, Puluhan Bilah Demung Gamelan Milik Ki Enthus Susmono Dikabarkan Hilang

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( Kabupaten Tegal )-  Kabar hilangnya puluhan bilah demung gamelan milik mendiang Ki Enthus Susmono, dalang kenamaan sekaligus mantan Bupati Tegal periode 2014–2019, viral di media sosial. Informasi tersebut pertama kali mencuat setelah diunggah akun @dancow pada Sabtu, 29 Agustus 2026, di grup Facebook Sisi Lain Kabupaten Tegal 2014–2019.

Unggahan tersebut langsung mendapat perhatian warganet. Ratusan komentar bermunculan, sebagian di antaranya meminta pihak yang mengetahui keberadaan bilah gamelan tersebut, termasuk pengepul atau penerima barang, agar segera mengembalikannya. Warganet menilai bilah demung tersebut bukan sekadar perangkat gamelan biasa, tetapi memiliki nilai sejarah dan budaya karena merupakan bagian dari peninggalan Ki Enthus Susmono.

Read More

“Kalau ada yang menemukan atau mengetahui keberadaannya, mohon dikembalikan. Itu bukan sekadar barang, tetapi bagian dari sejarah dan peninggalan Ki Enthus,” tulis salah satu komentar warganet.

Namun, hingga informasi ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai kronologi hilangnya puluhan bilah demung, kapan terakhir kali benda tersebut diketahui keberadaannya, maupun apakah kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak berwenang.

Ki Enthus Susmono, Dalang Nyentrik dan Mantan Bupati Tegal

Ki Enthus Susmono dikenal sebagai salah satu dalang dengan gaya khas dan nyentrik. Ia bahkan mendapat julukan “Dalang Edan” karena kreativitasnya dalam pertunjukan wayang. Selain berkiprah di dunia pedalangan, Enthus Susmono juga pernah menjabat sebagai Bupati Tegal periode 2014–2019.

Ia juga aktif dalam berbagai organisasi kesenian dan kebudayaan. Di antaranya pernah menjadi Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Tegal, serta Wakil Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin (Lesbumi) PBNU.

Ki Enthus Meninggal Dunia pada 2018

Ki Enthus Susmono meninggal dunia pada Senin malam, 14 Mei 2018, dalam usia 52 tahun. Saat itu, Ki Enthus bersama rombongan berencana menghadiri acara pengajian di Desa Argatawang, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Di tengah perjalanan, ia mengeluhkan nyeri dada dan mual hingga kemudian tidak sadarkan diri. Ki Enthus sempat dibawa ke Puskesmas Jatinegara sebelum dirujuk ke RSUD dr Soeselo Slawi.

Upaya pertolongan medis dan resusitasi jantung paru dilakukan oleh tim dokter. Namun, tidak ada respons dan Ki Enthus kemudian dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 19.15 WIB. Saat itu, penyebab kematian disebut akibat serangan jantung.

Peninggalan Bernilai Sejarah

Semasa hidupnya, Ki Enthus dikenal tidak hanya sebagai dalang, tetapi juga sebagai bagian penting dari perkembangan seni pedalangan di Kabupaten Tegal. Karena itu, kabar hilangnya puluhan bilah demung miliknya mendapat perhatian luas dari masyarakat. Bagi sebagian warga, benda-benda peninggalan Ki Enthus memiliki nilai historis dan kebudayaan yang perlu dijaga. Kini, publik menunggu kejelasan mengenai keberadaan puluhan bilah demung tersebut dan berharap benda-benda yang disebut sebagai peninggalan Ki Enthus Susmono dapat kembali serta tetap terpelihara sebagai bagian dari warisan budaya Tegal. ( Wanudi/KBK/Red.1)

Catatan: Informasi mengenai hilangnya bilah demung dalam berita ini masih berdasarkan unggahan media sosial dan komentar warganet. Konfirmasi dari keluarga Ki Enthus Susmono atau pihak berwenang diperlukan untuk memastikan kronologi dan status hukum kasus tersebut.

Related posts