Bupati Tegal Sampaikan Jawaban Atas Pandangan 6 Fraktsi Atas RAPBD 2020 dan Perda SOTK

KabarBeritaku.com, ( Slawi )- Bupati Tegal Umi Azizah, melalui Sekda Pemkab Tegal ,Sekretaris Daerah Widodo Joko Mulyono, menyampaikan jawaban terhadap Pandangan Umum Fraksi 6 Fraksi DPRD Kabupaten Tegal Atas Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2010 serta Penyampaian Raperda Tentang Perubahan Atas Perda Nomer 12 Tahun 2016 Tentang Pembentukkan dan Susunan Perangkat Daerah, Kamis (17/10/2019) siang di ruang Paripurna DPRD setempat.

“Kami sampaikan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada semua fraksi yang telah memberikan pandangan dan masukannya, dan menurut kami hal itu menjadi referensi positif dan berharga dalam penyempurnaan konsep Raperda dan peningkatan penyelenggaraan pemerintahan,” kata Joko.

Selanjutnya Joko mengatakan jawaban atas pandangan umum fraksi PDI perjuangan mengenai pengelolaan APBD diperlukan pengelolaan yang matang, terarah, proporsional, objektif, dan transparan tanpa meninggalkan asas keadilan demi terwujudnya masyarakat yang adil dan sejahtera seperti yang tercantum dalam UUD 1945 pada sila kelima Pancasila.

Semua fraksi menyampaikan berbagai permasalahan, tapi juga menyampaikan apresiasi yang baik bagi jalannya anggaran dan pendapatan yang disusun oleh Pemerintah Kabupaten Tegal. Mereka menyampaikan poin dari berbagai sektor. Misalnya dalam pertanian, pengangguran, pendapatan daerah, termasuk kwalitas SDM.

 

Sejalan dengan pandangan tersebut, Joko menyampaikan bahwa pihaknya sependapat dengan anggota dewan. “Pemerintah Kabupaten Tegal dituntut untuk cerdas dan kreatif dalam menghasilkan dan mengelola sumber-sumber pendapatan. Oleh karena itu beberapa inovasi dalam penggalian sumber-sumber pendapatan sedang kami rintis, misalnya dengan penerapan e-pajak dan e-retribusi oleh OPD terkait” ujarnya.

Joko juga menambahkan bahwa dalam Pengelolaan Asli Daerah (PAD), pemerintah Kabupaten Tegal akan terus berupaya memaksimalkan anggaran dengan melihat dan memanfaatkan lebih maksimal sumber-sumber pendapatan daerah. Dalam mengatasi pengangguran dan masalah pertanian, pemerintah akan memperluas lapangan pekerjaan. Namun hal ini dapat secepatnya terwujud apabila dibarengi dengan tercapainya iklim investasi di Kabupaten Tegal.

“Pemerintah akan terus mendorong dan mengoptimalkan kinerja. Salah satunya dengan memberikan fasilitas pendukung terutama bagi para petani, dan meluaskan lapangan pekerjaan yang sejalan dengan iklim investasi yang tinggi disini” tambahnya.

Selanjutnya RAPBD diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kabupaten Tegal. Pemerintah juga akan merevisi beberapa poin yang masih menjadi catatan untuk kemudian menjalankan tugasnya pada tahap berikutnya. Terakhir, DPRD juga membentuk panitia khusus untuk membahas mengenai pembentukan dan penyusunan perangkat daerah.(Jaylani/Kbk)