Mayoritas Tempat Hiburan Karaoke Di Kota Tegal Tak Berizin ??

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( Tegal )– Mayoritas tempat hiburan karaoke di kota Tegal diketahui belum mengantongi izin. Hal itu berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tegal.” Dari 13 tempat Karaoke hanya satu yang masih mempunyai izin yang berlaku,”kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tegal Bajari, kepada KabarBeritaku.com.

Disinggung mengenai tidak adanya penindakkan soal perizinan usaha karoake. Bajari mengatakan, pihaknya sudah sering melayangkan surat teguran kepada pengusaha Karaoke. ” Kami sifatnya hanya menegur, soal penindakkan itu ranah satpol PP sebagai penegak Perda,” kata Bajuri.

Read More

Menurut Bajuri karaoke di Kota Tegal terancam tutup. Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal tidak akan memperpanjang perizinan tempat hiburan karaoke yang telah habis masa waktunya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tegal Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.” Sebenarnya, dari pihak pengelola empat tempat karaoke tersebut, telah meminta kepada Pemkot Tegal untuk memperpanjang izin usaha baru. Akan tetapi dengan adanya Perda Nomor 5 Tahun 2017, otomatis usaha karaoke yang beroperasi hanya menghabiskan masa izinnya hingga 2019,”tandasnya.

Sementara, hingag Februari 2019, enam tempat hiburan karaoke yang beroperasi di Kota Tegal sudah habis perizinannya. Habisnya perizinan enam karaoke tersebut diketahui berdasarkan data yang dimiliki Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal yang bersumber dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tegal. Enam karaoke yang habis perizinannya yakni berada di Jalan Slamet Riyadi, Jalan S Parman, Jalan Yos Sudarso, Jalan Kolonel Sugiono, dan dua karaoke di Jalan Veteran. Sementara satu karaoke di Jalan Mayjend Sutoyo habis perizinannya per 15 Februari 2020. Sedangkan tujuh karaoke lainnya, baru habis Maret, Juni, dan Oktober nanti 2019.

Sebagaimana diketahui Sebelumnya, pada 2018 silam, saat Wali Kota Tegal masih Nursholeh, dalam Rapat Paripurna DPRD mengatakan bahwa mengenai tempat hiburan karaoke, sesuai Perda Kota Tegal Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata, tidak akan dilakukan perpanjangan izin lagi. Pemkot memberikan waktu 2×24 jam kepada manajemen untuk menutup usahanya itu. Jika tidak, kata dia, pihaknya dan Forkompinda yang akan menutupnya.Komitmen Nursholeh untuk tidak memperpanjang izin karaoke yang telah habis masa waktunya dan menutup karaoke yang tidak berizin mendapat sambutan dari para peserta Rapat Paripurna.(Susilo/KBk)

Related posts