Bupati Tegal Apresiasi Langkah GP Ansor Tolak Perjudian

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( SLAWI )- Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tegal resah dengan semakin maraknya judi toto gelap atau Togel di Kabupaten Tega, terlebih di masa pandemi Covid-19 yang menuntut adanya pembatasan aktifitas sosial dan pembelanjaan uang untuk mencukupi kebutuhan konsumsi rumah tangga.

Keresahan tersebut disampaikan Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tegal kepada Bupati Tegal Umi Azizah di Ruang Rapat Nusantara, Selasa (13/10/2020).

Read More

Menanggapi hal tersebut,  Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan, pemberantasan judi Togel yang nyata ada di wilayahnya tidak seluruhnya menjadi beban pemerintah daerah, tapi juga keterlibatan aparat penegak hukum/ karena sudah menyangkut tindak pidana kejahatan. Untuk itu, pihaknya sering menyampaikan kepada jajaranya dari mulai tingkat desa, OPD,hingga tingkat kabupaten Tegal.

Umi pun mengapresiasi,  langkah GP Ansor Kabupaten Tegal yang menolak tegas praktik perjudian yang banyak menyengsarakan rakyat kecil tersebut. Terlebih di masa krisis dan masa sulit akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan ini. Pemerintah telah menggelontorkan triliunan uang negara melalui bantuan sosial untuk membantu mengurangi beban pengeluaran konsumsi rumah tangga, menggerakkan sektor UMKM, dan meningkatkan daya beli masyarakat. Umi mengungkapkan, maraknya Judi jenis Toto Gelap akan berkoordinasi dengan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah untuk segera mensikapi timbulnya penyakit masyarakat yang sudah mewabah  dengan konsep amar ma’ruf nahi mungkar.

Menurut Umi  kehadiran judi Togel, menjadi pintu pengeluaran lain yang menjauhkan masyarakat dari kata sejahtera. Segala bentuk perjudian termasuk Judi Togel  tidak hanya merusak akhlak, tapi juga menggerus kemampuan keuangan rumah tangga yang itu bisa berdampak pada banyak hal, mulai dari pendidikan anak, konsumsi pangan keluarga hingga kekerasan dalam rumah tangga. Lebih-lebih, lanjut Umi, jika uang yang digunakan untuk membeli kupon togel tersebut berasal dari dana bantuan pemerintah, maka akan itu akan memperburuk keadaan.

Menurut Umi Azizah peran tokoh agama juga sangat penting dalam menggerakkan kepedulian sosial dan lingkungannya, untuk mencegah dan menangkal munculnya praktik judi Togel di wilayahnya. Namun, Umi berpesan, sebagai negara hukum, penindakan kasus perjudian tersebut dilakukan oleh aparat penegak hukum. Sementara masyarakat harus terus bergerak, melaporkan setiap adanya dugaan praktik perjudian dan memantau tindak lanjutnya dari aparat serta tak henti-hentinya menyuarakan kebenaran.

Maraknya Judi jenis Togel yang kian merebak di kabupaten Tegal ditenggarai kuat  melibatkan anak-anak usia sekolah dasar sebagai pembeli kupon judi togel.(MM/KBk)

 

 

Related posts