Cerita Sekretaris PCNU Kota Tegal Usai Divaksinasi Covid-19

  • Whatsapp
dr. Muslih Dahlan

KabarBeritaku.com, ( TEGAL)- Sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kota Tegal, dr Muslih Dahlan, mendapatkan kesempatan divaksinasi Covid-19 tahap pertama bersama pejabat publik pemerintah kota Tegal , di RSUD Kardinah Kota Tegal, Senin siang.

Muslih menceritakan pengalamannya setelah 30 menit divaksinasi tidak merasakan sakit atau keluhan lainnya. Menurut Muslih, hal yang wajar jika usai disuntik lengannya merasa pegal pegal. Muslih menuturkan, seluruh masyarakat harus menyukseskan program vaksinisasi tersebut. Sebab hal tersebut dilakukan untuk melindungi setiap warga agar tetap sehat ditengah pandemi virus corona.”Tidak ada keluhan apa-apa, setelah divaksinasi saya tidak merasakan apa-apa, tidak merasa sakit ketika divaksinasi. Setelah divaksinasi saya juga merasa biasa-biasa saja,” katanya kepada KabarBeritaku.com,Senin (25/02/2021).

Read More

Dia menuturkan seluruh masyarakat harus menyukseskan program vaksinisasi tersebut. Sebab hal tersebut dilakukan untuk melindungi setiap warga agar tetap sehat.”Saya kira bila pandemi ini teratasi maka dampak-dampak buruknya seperti kesulitan ekonomi dengan sendirinya akan pulih sebagaimana semula. Mudah-mudahan ini adalah awal yang baik sebagai sebuah ikhtiar mengatasi problem, bukan hanya bangsa Indonesia tetapi diseluruh dunia,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, pada hari Senin ( 25/1/2021 ) Pemerintah Kota Tegal mulai melakukan pemberian vaksin covid-19 kepada suluruh tenaga kesehatan yang berjumlah 2.967 orang. Selain tenaga kesehatan, pemberian vaksin tahap pertama ini juga diberikan keapada 10 pejabat publik bertempat di RSUD Kardinah Kota Tegal.

Pemberian vaksin dilakukan setelah dibukanya pencanangan vaksin Kota Tegal oleh Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, dihadiri Wakil Walikota Tegal, Muhammad Jumadi, Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo, Dandim 0712/Tegal Letkol Infantri Sutan Pandapotan Siregar, Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro, tokoh agama dan pejabat publik lainnya.(Dian Brayanti/KBk)

Related posts