Warga Rela Antri Demi Dapatkan Air Bersih Bantuan LAZISNU

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( TEGAL)- Sudah sekitar lima hari pasokan air PDAM ke rumah-rumah warga tak ada. Hal ini berdampak pada kurangnya ketersediaan air bersih bagi warga Kota Tegal Jawa Tengah.

Seperti halnya sejumlah warga Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal, pada Kamis (18/2/2021), harus rela mengantri untuk mendapat bantuan air bersih guna mencukupi kebutuhan sehari-hari. Mereka rela antri untuk mendapatkan air yang disalurkan Lembaga Amil Zakat Infak Shodaqah Nahdlatul Ulama Kota Tegal, karena selama lima terakhir warga sekitar yang kesulitan mendapatkan air bersih, akibat adanya kerusakan pipa transmisi SPAM Bregas.

Read More

Berdasarkan pantuan KabarBeritaku , sejumlah warga terlihat sudah antre sejak pukul 13.00 WIB meskipun mobil tangki yang membawa bantuan air belum datang. Namun begitu tangki tersebut datang, warga yang antre semakin banyak. Untuk menampung bantuan air tersebut, warga yang didominasi ibu-ibu ini menggunakan sejumlah wadah dari mulai ember, jeriken hingga galon.

Roni salah seorang Ibu Rumah Tangga, warga Jalan Blanak , Kelurahan Tegal Sari ,Kecamatan Tegal Barat, Kamis (18/2/2021) mengeluhkan air PDAM di rumahnya tidak keluar selama kurang lebih 5 hari. Roni mengaku, sejak tidak keluarnya air bersih dari PDAM , ia harus membeli air bersih.” Untuk masak dan minum ya harus membeli ,” ujarnya disela sela antrian bantuan air bersih dari Lazisnu kota Tegal.

Menurut Ketua LAZISNU Kota Tegal, H.MB Budi Santosa SH MH didampingi wakil LAZISNU kecamatan Tegal barat kota Tegal, H Riswanto, mengatakan, melihat kondisi warga yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih, LAZISNU dan Badan Otonom NU bergerak memberikan suplai air bersih kepada warga terdampak adanya kerusakan pipa. Air bersih sudah disalurkan ke warga untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, minum, bersuci, dan kebutuhan lainnya.

Untuk pendistribusian air bersih ini, lanjut Budi, sebelumnya tim lapangan sudah melakukan pemetaan ke kelurahan kelurahan yang membutuhkan suplay air bersih dengan melakukan Turba. Selanjutnya, dari tim lapangan langsung melakukan aksi ke lokasi-lokasi yang sudah dipetakan tersebut.
“Sahabat-sahabat Ansor, Banser dan Badan Otonom NU melakukan pemetaan yang membutuhkan dan juga MWCNU melakukan Turba . Untuk itu, jika ada kelurahan yang membutuhkan air bersih bisa menghubungi kami,” jelasnya di sela-sela menyalurkan air bersih di kelurahan Tegal Sari.

Warga berharap perbaikan pipa yang rusak segera dapat diselesaikan, mengingat air bersih untuk memenuhi kebutuhan memasak dan minum.( Dian Brayanti/KBk)

Related posts