Kota Tegal Berstatus Zona Hitam Terkait Mobilitas Saat PPKM Darurat

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( TEGAL )- Mobilitas masyarakat Kota Tegal di hari ke 13 penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali masih berada di zona hitam. Meski telah dilakukan penyekatan di sejumlah titik perbatasan. Namun masih banyak masyarakat yang keluar masuk ke wilayah Kota Tegal Jawa Tengah.

Menurut Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari Wibowo mengungkapkan, mobilitas masyarakat Kota Tegal masih terkoreksi di zona hitam. Masyarakat masih belum taat dengan aturan PPKM Darurat. Untuk itu pihaknya melakukkan penyekatan di 36 titik sebagai upaya mengurangi mobiltas masyarakat.

Read More

Kapolres berpendapat perlu adanya pemahaman lebih agar masyarakat tahu tujuan dari diberlakukannya PPKM Darurat. Pertama, karena meningkatnya angka Covid-19. Kedua, disusul dengan angka kematian yang tak kalah tinggi. ” Kendalanya saya menilai masih banyak masyarakat yang menyepelekan imbauan agar tetap di rumah saja dan mentaati protokol kesehatan,”ujarnya saat didampingi Dandim 0712 Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tegal Jasri Umar, Wakil Wali Kota Tegal M. Jumadi disela – sela kegiatan vaksinasi massal di halaman kantor Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Kamis ( 15/7/2021).

Hal senada juga dikatakan Komandan Kodim 07 12 Tegal, Letkol Infantri Sutan Pandapotan Siregar, angka mobilitas masyarakat Kota Tegal meningkat 0,2 persen yang seharusnya angka mobilitas masyarakat menurun 10 persen sampai 20 persen.” Alasan mobiltas masyarakat Kota Tegal tinggi karena Kota Tegal merupakan magnet untuk wilayah sekitar.Banyak masyarakat dari Kabupaten Tegal dan Brebes yang bekerja di Kota Tegal. Kami tiga pilar berharap adanya kerja sama dari semua pihak untuk menyukseskan PPKM Darurat, termasuk dari perusahaan yang ada di Kota Tegal. Seperti adanya ketentuan berapa karyawan yang WFH dan WFO. Selain itu perlu koordinasi dan kerja sama semua unsur agar bisa menekan angka mobilitas karena Kota Tegal masih terkoreksi zona hitam atau mobilisasinya masih tinggi ditengah PPKM Darurat Jawa Bali,”pungkasnya.( Tim KBk/Dian B)

Related posts