Mobil Operasional BPBD Kabupaten Tegal Senilai 500 Juta Diduga “Bodong”

  • Whatsapp
dok

kabarBeritaku.com, ( SLAWI )- Sebuah mobil operasional milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, berupa Mobil rescue dengan nomor polisi G 9508 DP hasil dari pengadaan barang dan jasa¬† senilai 500 juta APBD Tahun 2019, diduga kuat tidak mempunyai kelengkapan surat kendaraan alias “bodong”.

Menurut informasi yang dihimpun mobil operasional tersebut sejak selesai lelang masih menggunakan nomor polisi palsu dan belum dilengkapi surat surat kendaraan hingga kini.

Read More

Kepala BPBD Kabupaten Tegal, Jaenal Dasmin, membenarkan mobil operasional warna orange tersebut belum mempunyai kelengkapan surat- surat sejak tahun 2019. ” Iya benar belum ada surat – suratnya, kami sudah memanggil PPTK, PPKOM, termasuk kontraktor dari Semarang untuk mempertanggungjawabkan keberadaan mobil tersebut, karena pembelian mobil tersebut menggunakan uang negara,”kata Jaenal Dasmin.

Menurut Jaenal Dasmin, mobil operasional tersebut belum mempunyai

BPKB, STNK.Sehingga inspektorat kabupaten Tegal pernah mendalami persoalan tersebut.” Ya masih benar plar yang digunakan bukan plat asli, karena BPKB,STNK belum ada.Saya berharap inspektorat sesegera mungkin memprosesnya agar ada pertanggungjawaban baik kontraktornya, PPTK dan PPKOM,”ujarnya.

Terpisah, kepala inspektorat kabupaten Tegal Prasetiawan melalui kepala bidang pemeriksaan Nas Titi, mengatakan, Inspektorat sudah melakukan pemeriksaaan kepada PPTK , PPkom pengadaan barang dan jasa.” Kami sudah melakukan tindakan dan melakukan pemeriksaan kepada pejabat pengadaan barang dan jasa seperti PPkom, PPTK,”pungkasnyas.(Jaylani Iwbal/KBk)

Related posts