KabarBeritaku.com, ( SLAWI )- Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Tegal mengelar Sidang Komisi Irigasi, bertempat di aula Dinas Pekerjaan Umum setempat, Rabu ( 27/10/2021).Peserta dalam kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur (Gapoktan, instansi terkait, swasta, BBWS Pemali-comal, bagian hukum kabupaten Tegal , masyarakat P3A, PG3A dan unsur masyarakat yang lain) .
Kepala DPU kabupaten Tegal Heri Suhartono melalui kepala bidang ( Kabid ) SDA , Eko Karyanyo mengatakan, dilaksanakannya Sidang Komisi Irigasi 2021/2022 dengan maksud dan tujuan para peserta dapat mendiskusikan Rencana Tata Tanam Global (RTTG) dan Rencana Tata Tanam Detail (RTTD) serta permasalahan irigasi yang menjadi kendala bagi petani.”Komisi irigasi merupakan wadah kordinasi antara pemerintah dan masyarakat petani.
Bukan hanya itu saja, komisi irigasi ini juga sekaligus untuk menampung aspirasi dan strategi.
” Melalui Komisi Irigasi telah didiskusikan beberapa isu strategis termasuk rencana perbaikan dan pembagunan sapras irigasi. Pertama, tentang hasil pertanian untuk kebutuhan masyarakat.Kemudian merumuskan kebijakan tata guna air bagi petani,untuk mencapai itu semua mengikuti pola yang telah diarahkan pada sidang komisi Irigasi sesuai aturan dalam penggunaan air,Pola tanam dalam satu tahun misalnya,”paparnya.
Eko menambahkan dalam pembahasan tersebut juga disingung mengenai pola tanam bagi petani. ” Ya tadi juga dibahas sola pola tanam, seperti contoh ada tiga pola tanam menyesuaikan dengan kondisi. Pola tanam satu padi, pola tanam dua padi, pola tanam tiga palawija. Pola tersebut harus bisa di ikuti oleh para petani,”pungkasnya.(Jaylani Iqbal/kbk)








