KabarBeritaku.com, (Tegal) – Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono meresmikan Taman Boulevard Pancasila didampingi Deputy Eksekutif Fast Presiden KAI Daop IV Semarang Setio Rini beserta Forkopimda Kota Tegal, Kamis (28/10/2021) siang.
Sebelumnya Wali Kota Tegal bersama anggota Forkopimda telah mengadakan tasyakuran, Senin (18/10/2021) malam. Dedy Yon berharap agar taman yang sudah dibangun itu bisa dipelihara dengan baik, dan tentunya bisa dijadikan ruang publik bagi masyarakat. “Semoga masyarakat bisa saling menjaga dan mencintai taman-taman yang ada di Kota Tegal dan turut merawat dan tidak merusak atau mencorat-coret,” kata Dedy kepada wartawan usai memotong pita tanda mulai dibukanya Taman Pancasila.
Selain menjaga bagunan, Dedy juga berharap, masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak agar tidak terjadi kerumunan sehingga tidak muncul cluster-cluster baru Covid 19. “Kita semua berharap agar Kota Tegal tidak ada lagi Covid -19, Kota Tegal sudah berada dalam level 1 pandemi Covid-19″ ucap Dedy Yon.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Diseperkim) Eko Setyawan menyampaikan bahwa walaupun Kota Tegal sudah berada dalam level 1 pandemi Covid-19, pengunjung Taman Pancasila harus mematuhi tata tertib yang telah ditentukan. Disperkim akan menyiapkan penjaga untuk pelaksanaan tata tertib di Taman Pancasila.“Jika nantinya masyarakat pengunjung sulit untuk dikendalikan, Pak Wali belum membolehkan untuk membuka Alun-alun,” kata Eko
Eko mengatakan, untuk mengantisipasi potensi kerumunan pengunjung, Pemkot Tegal membuat tata tertib dan pembatasan pengunjung Taman Pancasila. “Senin sampai Jumat mulai pukul 16.00 – 21.00 WIB. Sedangkan pada Sabtu dan Minggu pagi dibuka mulai pukul 06.00 -10.00 WIB dan sore hari mulai pukul 16.00-22.00 WIB. Sementara saat Sholat Maghrib tutup pukul 17.30 -18.30 WIB.
Masing-masing pengunjung nantinya akan mendapat kartu antrian. Sebab waktu berkunjung dibatasi dengan setiap shift dibatasi maksimal 20 menit dan jumlah pengunjung di dalam Taman maksimal berjumlah 50 orang pengunjung.”Pengunjung diwajibkan melaksanakan prokes 5M dan menunjukan bukti telah melakukan vaksinasi Covid-19,” pungkas Eko.
Taman Pnacasila dibanguan menghabiskan anggaran sekira Rp 1,6 miliar menggunakan APBD Tahun 2020. Sejak rampunya proyek pada Desember tahun lalu, Taman Pancasila tertutup rapat pagar seng. Taman Pancasila dilengkspi latar belakang Lokomotif D301 03 buatan Jerman tahun 1962, yang sudah dipasang di Taman Pancasila sejak 27 September 2021.(Susilo/KBk)








