Tindak lanjut arahan KPK Tentang Konsolidasi Paket PL, DPUPR Siap Tenderkan 70 Paket Pekerjaan Fisik

  • Whatsapp
dok/KBK

KabarBeritaku.com, ( SLAWI )-  Sebanyak 70 paket Pekerjaan fisik di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( DPUPR ) kabupaten Tegal bidang jalan dan jembatan segera di tenderkan. Hal tersebut disampaikan kepala DPUPR kabupaten Tegal Hery Suhartono melalui kepala bidang jalan dan jembatan Muhammad Nuh kepada kabarberitaku.com belumlama ini.

Menurutnya, dilalukannya penggabungan paket Penunjukan Langsung ( PL ), yang pertama mendasari arahan KPK dari hasil Monitoring Control For Prevetion ( MCP) yang di sampaikan pada bulan kemarin saat rapat koordinasi program pencegahan korupsi dan optimalisasi pendapatan daerah yang dihadiri oleh seluruh OPD, bupati Tegal dan jajarannya.

Read More

Saat itu KPK hanya memberikan arahan dan masukan perlu dilakukannya konsolidasi pada paket pekerjaan, karena dianggap adanya potensi Infiensi dengan jumlah paket PL dengan yang ditenderkan adanya ketimpangan tidak seimbang.

Yang kedua mendasari Surat Edaran bupati Tegal Nomor: 701/03/299 tahun 2022 tentang optimalisasi capean Monitoring Centre for Prevetiori ( MCP ) kabupaten Tegal untuk melaksanakan konsolidasi di paket pekerjaan sejenis dengan memperhatikan usaha kecil.

Lebih lanjut disampaikannya, penggabungan jumlah paket kegiatan yang dikonsolidasi yang terdiri dari paket musrembang dan paket dari aspirasi anggota dewan total 473 paket. Hasil dari 473 setelah dilakukan penggabungan sebanyak 70 peket yang siap di tenderkan dan 64 paket Penunjukan biasa.

Muhammad Nuh atau yang bisa dipanggil Nuh juga menyampaikan sudah mengirim surat permohonan ke bagian pengadaan barang dan jasa setda kabupaten Tegal untuk memprosesnya 70 paket akan di tenderkan.

Sementara DPUPR bidang jalan dan jembatan sedang menyusun RAB serta memperbaiki HPS, karena HPS masa berlakunya hanya 28 hari. Kalau keduanya sudah beres secepatnya segera sudah dapat di tenderkan.

Terpisah, kepala bagian pengadaan barang dan jasa setda kabupaten Tegal Imam Rudy Kurnianto siap menerima pengajuan tender dengan melalui sistem. Karena dengan sistem prosesnya akan lebih cepat termasuk untuk menghitung jumlah paket yang di tenderkan.
Kalau pengajuannya serentak tidak bertahab akan cepat proses lelangnya.

Untuk sekarang ini OPD yang sudah mengajukan paket tender dan sudah tayang baru dari dinas Tankape, sedang OPD yang lain belum mengirimnya.

( Jaylani Iqbal/kbk)

Related posts