Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemkot Tegal Tanam 1.000 Mangrove dan Cemara Laut

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( TEGAL ) –  Pemerintah Kota Tegal bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal dan PT Pegadaian menanam 1.000 pohon mangrove dan cemara laut serta menyerahkan tanaman urban farming pesisir di kawasan wisata Pulau Kodok, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 sekaligus peluncuran Gerakan Indonesia Asri.

Puluhan kelompok peserta dari berbagai elemen masyarakat, serta komunitas, mulai dari jajaran pemerintah, komunitas lingkungan, pelajar, mahasiswa hingga warga sekitar, turut ambil bagian dalam aksi penghijauan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono.

Read More

Dalam sambutannya, Dedy Yon mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah nyata untuk menjaga keseimbangan iklim dan mengurangi polusi udara, khususnya emisi karbon dioksida. Menurutnya, salah satu fokus Pemerintah Kota Tegal saat ini adalah mengejar pemenuhan target Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik sebesar 20 persen yang masih perlu ditingkatkan.

“Strategi yang dilakukan di antaranya penanaman 1.000 mangrove dan cemara laut di sepanjang pesisir Kota Tegal, mulai dari Kali Gangsa, Kajongan hingga Pulau Kodok. Selain itu, ruang-ruang terbuka publik juga akan dimanfaatkan untuk penghijauan,” ujar Dedy Yon.

 

Ia menambahkan, untuk area trotoar dan pinggir jalan, pemerintah mendorong penanaman pohon tabebuya kuning guna meningkatkan keindahan kota, kenyamanan lingkungan, serta produksi oksigen.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Tegal, Yuli Prastiya, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan aksi nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove dan cemara laut, serta peluncuran Gerakan Indonesia ASRI yang mengusung nilai Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Selain penanaman pohon, kegiatan juga diisi dengan aksi kebersihan atau korve di kawasan Pulau Kodok. Menurut Yuli, kegiatan bersih-bersih tersebut telah menjadi rutinitas yang dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat.

“Aksi ini sejalan dengan tema lingkungan tahun ini, yaitu ‘No for Climate’, sebagai upaya meningkatkan produksi oksigen sekaligus mengurangi polutan seperti karbon dioksida dan gas metana,” katanya.

DLH juga terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilah dan mengolah sampah dengan benar. Di sisi lain, Pemerintah Kota Tegal berkomitmen memperluas kawasan RTH dengan melibatkan lingkungan perusahaan, sektor swasta, kawasan industri, dan berbagai fasilitas publik.

Kegiatan ditutup dengan penanaman simbolis 1.000 pohon mangrove dan cemara laut oleh Wali Kota Tegal bersama para tamu undangan sebagai wujud komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan dan masa depan pesisir Kota Tegal. (Tosin Akbar/KBk)

Related posts