KabarBeritaku.com, ( Kabupaten Tegal ) – Jembatan Gantung Garuda yang berada di Desa Gembongdadi, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, resmi diluncurkan pada Kamis (13/8/2026).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari peluncuran 2.500 Jembatan Garuda yang dibangun di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan dilaksanakan secara serentak dan diikuti melalui konferensi Zoom bersama Presiden Republik Indonesia.
Di Desa Gembongdadi, acara peresmian dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0712/Tegal Letkol Inf. Rachmat Ferdiantono, S.H., M.Han., bersama unsur Forkopimcam serta masyarakat setempat.
Jembatan yang dibangun memiliki panjang sekitar 130 meter dengan lebar 1,2 meter. Pembangunannya mendapat dukungan anggaran sekitar Rp580 juta dan dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih satu bulan.
Dandim 0712/Tegal mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan hasil kolaborasi antara TNI, masyarakat, dan berbagai pihak yang terlibat. Menurut Rachmat, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses dan mobilitas masyarakat, sekaligus memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi warga. “Semoga karya nyata ini bermanfaat bagi warga. Kami juga meminta masyarakat bersama-sama menjaga jembatan ini agar manfaatnya bisa dirasakan hingga anak cucu,” ujar Rachmat.
Ia menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden, dengan TNI dan Polri mendapatkan tugas membangun infrastruktur di sejumlah lokasi.
Khusus pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Gembongdadi, pengerjaannya melibatkan TNI Angkatan Darat bersama masyarakat setempat.
Kodim 0712/Tegal Siapkan Lomba Kampung Nusantara
Dalam kesempatan yang sama, Rachmat juga menyampaikan rencana pelaksanaan Lomba Kampung Nusantara dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Lomba tersebut akan melibatkan satu RT terbaik dari setiap kecamatan di wilayah Kota dan Kabupaten Tegal.
Untuk menjaga objektivitas penilaian, proses penjurian akan dilakukan oleh Forkopimda dengan menggunakan sistem silang antara wilayah Kota Tegal dan Kabupaten Tegal.
Panitia telah menyiapkan hadiah bagi para pemenang. Juara pertama akan memperoleh Rp20 juta, juara kedua Rp15 juta, dan juara ketiga Rp10 juta.
Rachmat berharap lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarwilayah, tetapi juga mampu mendorong masyarakat mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki lingkungan masing-masing. “Kami ingin kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi memberikan dampak positif dan mendorong masyarakat menampilkan potensi terbaik kampungnya,” pungkasnya.
Dengan hadirnya Jembatan Garuda dan rencana Lomba Kampung Nusantara, Kodim 0712/Tegal berharap kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus memberikan manfaat nyata bagi pembangunan serta kehidupan warga.( Tosin Akbar/KBk )








