Efek Isolasi Wilayah? Pasar Pagi Kota Tegal Sepi, Ratusan Karyawan Terancam Dirumahkan

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, (Tegal) – Dampak dari merebahnya virus corona mulai dirasakan oleh para pedagang pakaian Pasar Pagi Blok A Kota Tegal. Hal itu disampaikan oleh Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Blok A (PPBA) Kota Tegal, Oiyondra kepada KabarBeritaku.com, Kamis (02/03/2020) siang.

“Merebahnya virus corona sangat berdampak kepada kami, apalagi dengan adanya kebijakan isolasi wilayah yang dilakukan oleh Walikota Tegal,” kata Bang Oi sapaan akrab Ketua PPBA.

Read More

Pemkot Tegal, lanjut dia, memang tidak menutup Pasar Pagi Blok A, namun akses menuju Tanah Abangnya kota Tegal itu ditutup semua. “Artinya secara tidak langsung efek dari isolasi wilayah ini sangat berdampak kepada para pedagang Pasar Pagi, ini publik harus tahu, terutama Pak Gubernur, dan karena beberapa minggu ini saya mengalami kerugian, mulai besok saya tutup” kata Bang Oi yang memiliki 6 karyawan.

Selama penyebaran Covid 19 belum teratasi sampai tuntas, dia berharap kepada Walikota Tegal agar para Pedagang Pasar Pagi Blok A bisa mendapat keringanan dalam bentuk tidak membayar sewa kios selama beberapa waktu.

Terpisah, Ely Farisati, salah satu anggota PPBA juga mengeluhkan sepinya pembeli. Menurutnya, dalam waktu dekat kiosnya juga akan ditutup. “Selama beberapa minggu ini saya masih membuka kios (Pasar Pagi Blok A) karena kasihan dengan para karyawan, kalau saya tutup nasib mereka kasihan, tapi mungkin jika kondisinya sepi begini terus, terpaksa akan saya tutup,” kata Ely yang juga Anggota DPRD Kota Tegal.

Saya sudah mendapat info, lanjut Ely, dalam waktu dekat para pedagang PPBA Kota Tegal akan sepakat menutup kiosnya. “Jika ini sampai terjadi, artinya sekitar 430 karyawan terancam dirumahkan. Semoga Pemkot Tegal bisa segera bertindak,” pungkasnya.

Pemilik Batik Bunda di Pasar Pagi Blok A Kota Tegal, Fiky, mengeluhkan melorotnya omset selama beberapa minggu ini. “Seharusnya Pemkot Tegal tidak menutup akses jalan menuju ke Pasar Pagi, kondisi lagi sepi ditambah jalan menuju kesini ditutup,” terangnya.( Susilo/KBk)

Related posts