Jumadi Diundang Jadi Pembicara Kementerian Pendidikan Terkait Pengembangan Budaya Literasi

  • Whatsapp

KabarBeritaku.com, ( TEGAL )– Wakil Wali Kota Tegal, Muhammad Jumadi diundang sebagai Pembicara oleh
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi terkait pengembangan budaya Literasi Kamis – Sabtu (27-29/5/2021).

” Iya dapat undangan sebagai nara sumber oleh undang menjadi Narasumber oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi, undangan terkait pengembangan budaya Literasi. Dimana budaya literasi yang telah nyata memberikan kontribusi besar terhadap meningkatnya prosentase melek huruf nasional di Kota Tegal,”kata Jumadi Selasa ( 25/5/2021).

Read More

Menurut Jumadi, pihaknya dapat mensosialisasikan program budaya baca, Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Fungsi Keaksaraan akan melaksanakan Bimbingan Teknis Penerima Dana Bantuan Peningkatan Minat Baca Tahun 2021.

“Implementasi literasi masyarakat sesuai dengan smart city (the city of literation) dimana dalam satuan paud dan Dikmas ada pojok baca. Juga kampung job Fair/CSR, wisata literasi baca dan pojok IT, ” ucap Jumadi.

Pria yang akrab disapa MJ ini menjelaskan, sebelumnya dirinya pernah menjadi narasumber dibeberapa sesion diantaranya di Makasar dalam Festival Literasi Indonesia puncak Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke – 54 tingkat Nasional tahun 2019. Menyampaikan kebijakan Pemerintah Kota Tegal dalam mendukung upaya implementasi literasi masyarakat. ” Saat itu saya sampaikan dalam rapat Koordinasi Perpustakaan Nasional di Hotel Bidakara, Jakarta, yang dihadiri Duta Baca Kota Tegal Dyah Probondari SH.Mkn , Pendiri Taman Bacaan Masyarakat Sakila Kerti Dr. Yusqon dan Kang Maman tahun 2021 di Hotel Premiere Harapan Indah Bekasi. Ada tiga langkah Kebijakan dan strategis Pemerintah Kota Tegal , yaitu dengan peningkatan pojok baca melalui peningkatan anggaran dan pemenuhan sarana, pemberdayaan budaya baca di kelurahan dan kampung, serta pengembangan nilai fungsi berupa tuntas baca – tuntas cerdas dan Taman Belajar Masyarakat,”pungkasnya.

Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe merespons positif bedah buku Memahami Kebijakan Pemerintah Dalam Menangani Covid-19.

“Bedah buku ini tepat. Karena memang penting masyarakat mengetahui dan memahami kebijakan pemerintah dalam menangani Covid-19,” kata Taufan Pawe.

Bedah buku yang digelar lembaga riset Celebes Research Center (CRC) akan dilakukan secara virtual, juga akan melibatkan Ketua DPP Apindo Sulsel, Drs La Tunreng MM, Guru Besar Unhas, Prof Dr dr A Wardihan Sinrang, dan akan dimoderatori langsung oleh Direktur Eksekutif CRC, Herman Heizer.

Bedah buku terbuka untuk umum ini akan berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2020, pukul 14.00, melalui Zoom Id 9997773111.

Direktur Eksekutif Celebes Research Center (CRC) Herman Heizer mengatakan, buku ini sangat tepat diulas di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

“Sengaja kita buka untuk umum, agar masyarakat yang memiliki kesempatan bisa menyaksikan langsung serta mendiskusikan tentang bagaimana kebijakan pemerintah dalam menangani Covid-19. Apalagi sumber yang berbicara adalah orang-orang berkompeten di bidangnya, seperti Pak Wali Kota Parepare,” ungkap Herman Heizer.

Related posts